Costum Search Enginge (CSE)

Loading

Jumat, 05 Juni 2015

Cinta Sesaat

Hari itu, di bulan September 2014 saat aku ditawarkan untuk mengikuti suatu penelitian tentang KB di FKM Unand, kami berkumpul di gazebo belakang untuk mendengarkan pengarahan. Kami menunggu beberapa saat, muncullah seorang lelaki yang menjadi mentor kami saat itu, ya.. dia yang ku anggap asisten dosen kami yang mengadakan penelitian.
Aku memperhatikan penjelasan, sambil ku lihat wajahnya yang sungguh mampu membuat kesan damai di mataku, aku ingin kenal lebih jauh dengannya, hingga akhirnya aku dapatkan pin bbm nya

Satu bulan berlalu, saatnya memulai penelitian. Tapi, aku mengundurkab diri karena harus mengikuti seleksi cpns yang ku anggap lebih penting. Aku pun keluar dari tempat pelatihan dan lelaki itu menghampiri lalu bertanya, "kenapa tidakjadi ikut?" Obrolan pun berlangsung dengan hangat, lalu aku pergi.

Aku kembali menjalani rutinitas kuliah di FKM unand, tanpa disengaja, aku bertemu dengannya, aku menyapa dan dia merespon, aku kegirangan di belakangnya dan tanpa ku sadari dia menoleh ke arahku, Ah..betapa malunya aku saat ku lihat dia tersenyum melihat tingkahku.

November 2014, aku berhasil memulai percakapan bbm dengannya. Dia merespon dengan baik, kami saling bertanya, hingga akhirnya aku menjadikannya mentorku untuk belajar biostatistik. Selain membahas materi kuliah, kami juga sering bercerita tentang kehidupan pribadi, dia mengirimkanku lagu sempurna, aku sangat senang, lalu tanpa ku sadari, aku jatuh cinta kepadanya. Akhir November, aku mendapat berita gembira tentang kelulusan cpnsku, ku sampaikan padanya, responnya senang tapi itulah awal kami menjauh.

Saat ini, aku tak tahu... mengapa kami menjarak, dia tak lagi menelponku, tak ada lagi memberi kabar, semuanya hening. Aku tak bisa berbuat banyak, hanya bisa berdoa agar kita dipertemukan dalam ikatan suci, jika memang kita berjodoh. Jika tidak, aku doakan, hilangkanlah rasaku padanya, jauhkanlah, dan jangan pertemukan lagi aku dengannya.

Semuanya datang begitu cepat dan berakhir terlalu cepat, aku tak ingin meratapi tapi kadang rindu itu hadir, dirimu muncul dalam pikiranku. Semoga Tuhan segera menjawab doa-doaku, jangan ada lagi cinta sesaat di kehidupanku, Amiin..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar